Beauty

[Review] Langsre Peach Whitening Power Cream

[Review] Langsre Peach Whitening Power Cream

Kalau sebelumnya aku sudah pernah cerita tentang tentang Aqua Hydrating Power Cream dari Langsre, kali ini aku mau cerita tentang produk lainnya yang juga lagi aku cobain beberapa bulan belakangan ini. Yaituuuu Langsre Peach Whitening Power Cream. Anyway aku suka banget sama yang versi Aqua Hydrating Power Cream-nya, mau tau kenapa? coba baca dulu reviewnya yaah. Tapi yang Langsre Peach Whitening Power Cream ini agak sedikit berbeda menurutku. Mau tau kenapa?

Langsre Peach Whitening Power Cream
Langsre Peach Whitening Power Cream

Langsre Peach Whitening Power Cream

Kenapa aku bilang berbeda, dibandingkan dengan versi Aqua Hydrating Cream yang berfungsi pure sebagai moisturizer, yang Peach Whiteming Cream ini lebih bersifat hybrid antara moisturizer, primer dan tone up cream. So beneran beda kan ya sama yang Aqua Hydrating Cream

Claim

All long day whitening perfect

Packaging

Packaging mirip banget dengan yang versi Aqua Hydrating Cream, tapi ini warnanya pink. Kenapa ga peach sekalian ya? Hihi. Untuk ukuran pun sama, sama-sama 50 ml. Tapi sayangnya it didn’t come with spatula. Tapi setahu aku, sekarang mereka nyediain spatula buat kemasan baru

Texture

Dari segi tekstur, mereka berdua sangat-sangat berbeda. Kalau Aqua Hydrating Power Cream teksturnya beneran watery kayak air gitu. Kalau Peach Whitening Power Cream ini warnanya putih dan teksturnya beneran creamy and thick. Walaupun thick, tapi cukup mudah untuk di blend.

Langsre Peach Whitening Power Cream
Langsre Peach Whitening Power Cream

Dan efeknya bikin tone kulit naik , tapi sangat natural di kulit

Wanginya juga enak banget. Sedikit fruity gitu tapi sangat-sangat soft. Jadi ga gangggu sama sekali.

Ingredient

Oryza Sativa (Rice) Bran Extract, Butylene Glycol, Glycerin, Dimethicone, Titanium Dioxide, Niacinamide, Prunus Persica (Peach) Fruit Extract, Isohexadecane, Cyclopentasiloxane, Polysorbate 80, Hippophae Rhamnoides Fruit Extract, Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Extract, Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Extract, Camellia Sinensis Leaf Extract, Polygonum Cuspidatum Root Extract, Scutellaria Baicalensis Root Extract, Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract, Centella Asiatica Extract, Morus Alba Bark Extract, Aloe Barbadensis Leaf Juice, Boswellia Serrata Resin Extract, Oryza Sativa (Rice) Bran Oil, Ascorbyl Tetraisopalmitate, Retinyl Palmitate, Tocopheryl Acetate, Allantoin, Glutathione, Dimethiconol, Saccharide Isomerate, Sodium Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer, Adenosine, 1,2-Hexanediol, Caprylhydroxamic Acid, Disodium EDTA, Triethoxycaprylylsilane, Fragrance

[bannerad[

Impression

To be honest, di minggu-minggu awal aku ngerasa sangat kesusahan buat nyobain produk ini, karena ga tau aku selalu mengalami kesusahan saat di apply ke kulit wajah. Berbeda dengan saat di apply di tangan, Peach Whitening Power Cream ini lebih gampang untuk diratakan. SElain itu aku juga ngerasa kalau produk ini juga bikin efek balling up/peeling di kulitku. Bukan peeling kayak ngelupas gitu yaa. Tapi efek seakan-akan ada yang menggumpal gitu di kulit. Dan aku selalu nemuin efek peeling/balling up itu di area dagu dan jawline. Hmm, agak jadi PR sih buat tau itu kenapa.

Setelah berminggu-minggu dan berbagai trial error, aku baru menemukan kalau ternyata Langsre Peach Whitening Power Cream ini memang ga begitu cocok dengan skincare yang aku gunain sebelumnya.

Langsre Peach Whitening Power CreamTekstur dari Langsre Peach Whitening Power Cream

Anyway, seperti yang aku bilang di awal, produk ini seperti hybrid gitu, bisa dijadiin sebagai moisturizer, dijadiin primer atau dijadiin tone up cream. Aku pribadi selalu gunain sebagai tone up cream sih dan selalu layer hydrating toner, mositurizer dan sunscreen sebelum aplikasiin Peach Whitening Power Cream ini di kulit. Dan setelah berbagai trial error, aku ngerasa kalau Peach Cream ini ga begitu cocok aku layer setelah suncreen Lalawin ataupun Votre Peau kesukaanku.

 

Hal ini dimungkinkan karena efek matte yang dihasilkan oleh suncreen dan Lalawin dan Votre Peau. Hal ini bisa terjadi di kamu dan bisa juga tidak terjadi di kamu. Karena yang namanya balling up/peeling effect ini agak susah ditemukan penyebabnya kenapa. Bisa terjadi di semua orang, bisa juga engga.

Langsre Peach Whitening Power Cream
Tekstur dari Langsre Peach Whitening Power Cream saat di blend di kulit

Dan setelah aku coba layer dengan suncreen Beet The Sun dari Krave Beauty, aku ngerasa Peach Cream ini jadi lebih well blended. That’s why aku menduganya memang karena suncreen. Soon akan aku buat review tentang suncreen Beet The Sun Krave Beauty ini yaa. Tapi FYI, dibanding 2 suncreen sebelumnya yang juga sama-sama kesukaanku, Bite Me ini memang jauh lebih hydrating, teskturnya runny dan bikin kulit jadi well hydrated.

So, setelah beberapa minggu, akhirnya aku bisa juga gunain Langsre Peach Whitening Power Cream ini lebih proper. To be honest ini tone up cream pertamaku, jadi agak susah kalau disuruh bandingin dengan produk serupa. Tapi performance nya, aku ngerasa kalau Peach Whitening ini memang memberikan efek cerah seketika. bukan putih sih. Tapi jadi lebih cerah 1 atau 2 tingkat dengan sangat-sangat natural. Instead of whitening effect, aku bakal lebih suka bilang kalau produk ini memberikan instant brightening and radiant effect tanpa mengubah undertone kulit.

[caption id="attachment_2888" align="aligncenter" width="1625"]Langsre Peach Whitening Power Cream Langsre Peach Whitening Power Cream setelah di blend di kulit, efek tone up tidak berlebihan dan sangat-sangat natural

Kalau kamu memang prefer sama sesuatu yang bersifat whitening, bisa aplikasikan dalam jumlah banyak sih. Tapi karena teksturnya thick, aku prefer gunainnya tipis-tipis aja, karena walaupun digunakan dalam jumlah sedikit pun tetap memberikan efek brightening dan radiant dan menghilahkan efek dull/kusam di kulit.

Setelah semuanya rata dan menyerap di kulit, biasanya aku langsung set pakai loose powder. Udah gitu ajah. Efeknya bikin wajah terlihat lebih proper dan pakai base makeup kayak bb/cc cream. By the way, coverage nya ga ada ya, jadi kalau kamu pengguna foundie atau bb/cc cream pecinta coverage, produk ini ga bisa dijadiin pengganti sih. Tapi feeling-ku yah, kalau Peach Whitening Power Cream ini bakalan bagus digunakan sebagai primer sebelum pakai foundie atau produk complexion lainnya. Karena selain bisa bikin kulit kita jadi radiant, cream ini cukup awet dipakai seharian. Meskipun untuk masalah oil control dia ga begitu ngefek yaa.

Untuk efek jangka panjang aku belum tau, karena memang buat sehari-hari aku ga pakai produk complexion apapun selain skincare + loose powder. Tapi kalau dilihat dari ingredientnya sih, ada rice bran extract dan niacinamide sebagai star ingredientnya. Rice bran extract dan niacinamide memang terkenal dapat memberikan efek mencerahkan dan mengurangi redness dan darkspot di kulit. Jadi jika digunakan teratur dalam waktu yang lama mungkin memang bisa memberikan efek cerah yang permanen.

Price and Where to Buy?

Harga untuk 50 ml Langsre Peach Power Cream ini adalah IDR 232.000,- . Dan kamu bisa beli di Shopee karena memang lagi diskon.

Buy or Bye?

Kalau kamu seperti aku yang tidak mempersalahkan coverage, tapi cuma mencari produk yang dapat menghasilkan efek mencerahkan secara instant tanpa terlihat fake atau abu-abu? Produk ini patut untuk di coba.

Tapi kalau kamu penggila coverage, mungkin kamu bakalan ngerasa kurang dengan efeknya. Tapi tetap bisa kamu gunain sebagai primer.

Ayurifa

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *