Beauty

[Review] Haple Grapeseed Oil

[Review] Haple Grapeseed Oil

Welcome Desember!!! Sebelum ganti tahun dan utang postingannya bertambah banyak, kayaknya aku mulai nyicil bayar utang postingan yah. Kali ini aku mau bahas tentang salah satu produk local yang lagi hitz! Yaitu tentu saja mengenai Review Haple Grapeseed Oil!

Haple Grapeseed Oil
Haple Grapeseed Oil

Disclamer: I am sorry for bad quality picture, soalnya aku memang sudah menggunakan oil ini cukup lama dan hampir habis, dan baru sadar kalau ternyata banyak tulisan yang ada pada kemasan yang sudah memudar πŸ™‚

Sebagai pecinta face oil, terus terang aku merasa sangat sangat senang karena sudah banyak skincare local yang berani mengeluarkan face oil. Belum banyak yang aku cobain sih. Tapi salah satu brand yang cukup bikin aku penasaran adalah Haple ini.

Pertama kali mengenal brand ini adalah saat sedang scrolling aplikasi female daily. Iseng liat-liat lagi ada racun baru apa nih diΒ Female Daily. Pas lagi lihat explorer aku lihat ada beberapa orang yang posting foto produk Haple, dan setelah aku lihat itu ternyata face oil! Gimana ga ngiler coba! Kalau kamu sudah pernah mampir di blog ini sebelumnya, mungkin kamu sudah tau kalau aku cinta mati sama yang namanya Trilogy Rosehip Oil. Produk ini sukses buat aku nyobain face oil lainnya yaitu Trilogy Rosehip Oil, Trilogy Rosehip Oil Antioxidat+, The Ordinary Rosehip Oil, Goodness Chia Seed Oil dan Antipodes Divine with Rosehip Oil



Dan dari hasil kepo akhirnya aku tau kalau Haple ini merupakan produk local. Dan saat keponya merujuk pada testimony para penggunanya, perasaan impulsive untuk beli dan nyobain produk ini pun semakin menggebu-gebu! Ditambah lagi dengan fakta yang mengatakan kalau harga produk ini sangat-sangat ramah akan kantong, mengingat face oil yang aku mention sebelumnya cukup bikin kantong jadi tipis

Grapeseed Oil

Grapeseed oil ini merupakan minyak yang dihasilkan melalui ekstraksi biji buah anggur dengan cold pressed system. Grapeseed oil terkenal kaya akan antioksidant yang tinggi dan juga senyawa natural yangdikenal dengan oligomeric proanthocyanidin complexes (OPCs). OPCs ini dikenal sebagai salah satu antioksidan yang sangat baik yang mampu melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan penuaan dini dan sejumlah penyakit kronis lainnya. Senyawa ini juga terkenal dengan manfaat lainnya bagi tubuh seperti anti-inflamasi, anti-karsinogenik, anti virus,anti-bakterial.Β  natural

Nah grapseed oil ini sendiri termasuk oil dengan kandungan linoleic acid yang tinggi, yaitu 69,6 % dan oleic acid 15,8%. Linoleic acid merupakan fatty acid omega-6 yang sayangnya tidak di produki oleh tubuh kita. Bebeda denga oleic acid yang merupakan fatty acid omega-9 yang diproduksi oleh tubuh. Kedua fatty acid ini baik bagi tubuh, tapi buat pemilik kulit oily dan acne prone sebaiknya memilih oil dengan kadar linoleic acid yang tinggi dibandingkan dengan oleic acid. Karena oil dengan kadar linoleic acid yang tinggi ideal untuk mengatasi masalah jerawat.

Begitupun dengan teksturnya, oil dengan kadar oleic acid yang tinggi biasanya lebih rich dan heavy. Bagus untuk mengatasi masalah kulit seperti dryness, aging ataupun hyperpigmentation. Sehingga oil dengan kadar oleic acid yang tinggi lebih ideal untuk jenis kulit kering ataupun yang sudah mature.

Product Claim

  • Merawat kulit berjerawat dan mencegah jerawat
  • Mengecilkan pori-pori dan mengencangkan kulit
  • Non comedogenic, ampuh melawan komedo
  • Sebagai oil control
  • Membantu membersihkan breakout dan luka bekas jerawat
  • Kaya akan linoleic acid dan antioksidan
  • Cepat menyerap di kulit dapat digunakan sebelum menggunakan skincare sehari-hari agar mudah diserap oleh kulit
  • Menyembuhkan luka lebih cepat
  • Mengurangi luka bekas jerawat
Haple Grapeseed Oil
Keterangan dari Haple Grapeseed Oil

Bisa juga digunakan untuk rambut sebagai vitamin agar rambut lebih kuat, melancarkan peredaran darah, dan membantu pertumbuhan rambut.

Packaging

Dari semua oil yang pernah aku coba, terus terang ini merupakan oil dengan packaging paling oke menurutku.

Packagingnya dari botol kaca gelap dengan tutup botol yang secure dan unik menurutku. Jadi kalau ingin membukanya ga cukup dengan memutar lid botolnya saja. Tutupnya perlu ditekan dan diputar agar dapat kebuka.

Haple Grapeseed Oil
Packaging Haple Grapeseed Oil

Well menurutku unik sih dan nyaman yang pasti. Sayangnya kadang kala kalau tanganku lagi licin, agak-agak PR sih kalau perlu diputar dan ditekan. Haha. Tapi overall idenya bagus sih.

By the way, packaging luarnya juga lucu, dari kertas kardus gitu. Ngingetin aku dengan kemasannya Klairs Preparation Toner dan Benton Snail Bee EssenceΒ dan Benton Steam Cream. Lucu sih. Sayangnya di kardus ga ada tulisan grapeseed oilnya sama sekali. Hanya ada tanda bulatan bewarna kuning, merah dan orange sebagai penanda oil. Kalau kalian Cuma punya satu oil dari Haple ini sebenarnya sih ga masalah. Tapi berhubung yang aku beli kemaren ada 3 oil yaitu grapeseed oil, almond oil dan rice oil, jadi harus lebih hati-hati sih, biar ga salah ambil oil. hehe

Penanda oil pada kemasan Haple face oil

Texture

Jika dibandingkan dengan tekstur Trilogy Rosehip Oil, Trilogy Rosehip Oil Antioxidant+, The Ordinary Rosehip Oil, Goodness Chia Seed Oil, Antipodes Divine with Rosehip Oil, aku bilang kalau Haple Grapeseed Oil ini merupakan oil dengan tekstur yang pernah aku coba! Literally light. Jadi aku yakin banget ini bakalan cocok dengan oily skin

Haple Grapeseed Oil
Tekstur Haple Grapeseed Oil
Haple Grapeseed Oil
Tekstur Haple Grapeseed Oil
Haple Grapeseed Oil
Tekstur Haple Grapeseed Oil setelah di blend di kulit

Warnanya bening dengan sedikit hint hijau, dikit banget nyaris ga kelihatan sih kalau ga benar benar diperhatikan dengan baik. Tidak berbau, seenggaknya aku ga mencium bau aneh atau fishy seperti oil-oil yang sebelumnya pernah aku cobain. So nilai plus lagi buat oil ini!

How to use!

Untuk wajah : pakai 2-3 tetes sebagai dasar makeup (moisturizer) agar makeup tahan lama. Gunakan 4-6 tetes pada malam hari sebagai serum malam sebelum menggunakan daily skincare agar lebih menyerap.

By the way, kalau menggunakan lebih dari satu oil, gunakan dengan ratio 1:1. Gunakan dalam keadaan tangan atau wajah masih basah. Disarankan menggunakan Pure Rose Water.

(Instruksi dari Haple nya begitu, tapi aku pribadi menggunakanya di step face oil. Sama seperti face oil ku yang sebelum-sebelumnya, aku gunakan paling akhir, atau sebelum maskeran.Bukan di awal penggunaan skincare.)

Untuk rambut: gunakan sebelum kramas, diamkan 15-30 menit

(Well, aku ga pernah gunain di rambut, jadi aku ga bisa kasih komen apa-apa)

Pefomance

Saat Haple Grapeseed Oil ini datang, terus terang aku ga nyangka teksturnya beneran seringan itu. Walaupun dari testimoni dan literatur yang aku baca mengatakan kalau grapeseed oil itu super light sih, tetap saja masih kaget saat pertama kali di coba, hehe. Awalnya aku kirain teksutrnya mirip dengan chia seed oil, ternyata jauh lebih ringan dari Goodness chia seed oil.

Haple Grapeseed Oil

Tapi seperti biasa, walaupun teksturnya light dan aku rasa bakalan cocok dengan kulitku yang acne-prone oily skin , tetap aja Haple Grapeseed Oil ini harus melewati tahap wajib sebagai newbie pada skincare routine ku. Apalagi kalau bukan “patch testing”. Yep, semua skincare yang akan menjadi bagian di skincare routinku wajib melewati tahap ini. Untuk memastikan apakah produk ini benar-benar aman untuk kulitku.

Malam pertama aku hanya menggunakan Haple Grapeseed Oil ini pada beberapa jerawat aktif di daerah dahi dan juga dagu. Aku gunain selayaknya spot treatment, benar benar hanya pada daerah yang mengalami inflamasi saja. Setelah ditotol di kulit yang bermasalah, kemudian dengan memijit-mijit lembut dengan gerakan circular motion pada area sekitar daerah yang meradang untuk memperlancar aliran darah dan membantu penyerapan oil. Mijitnya beneran lembut, dan tidak di rub sama sekali.

Keesokan paginya aku beneran surprised karena hasilnya oke banget. Jadi jerawat yang awalya meradang tiba-tiba menjadi kering, dan sudah terasa tidak terlalu sakit. Bumps nya masih ada, tapi rasa sakitnya sudah tidak ada, dan mata putih nya sudah kering. Anyway, tipe jerawatnya yang pustulas dan papules ya. Tipe-tipe jerawat pernah aku bahas di Posisi Jerawat dan Kesehatan.

Surprised dan kagum sih karena kalau ada jerawat aktif biasanya aku atasi dengan bha, yang mana karena memiliki ph yang rendah, somehow penggunaan bha dapat membuat kulit menjadi sedikit kering. Dan berbeda dengan penggunaan benzoal peroxide yang membuat kulit benar-benar kering dan pecah-pecah pada jerawat dan area disekitarnya. Penggunaan grapeseed oil ini sama sekali tidak membuat kulit menajdi kering sama sekali which is good point lagi buat aku.

Black PumpsΒ –Β Red PumpsΒ –Β Gold Pumps

Apakah dia lolos ujian? Nope! Bagiku, patch testing seengaknya dilaksakan selama seminggu. Malam berikutnya aku mulai menggunakan grapeseed oil ini pada seluruh area dahi menggunakan Haple Pure Rose Water. Basically, karena teksturnya super light, sebenarnya ga perlu-perlu amat untuk mencampur oil dengan menggunakan air, tapi karena aku suka, jadi tetap aku pakai buat mix si grapeseed oil. hehe

Malam berikutnya aku cukup puas karena sisa-sisa inflamasi tapi sedikit-sedikit mulai kempes. Cara ini aku gunain sampai seminggu. Setelah seminggu aku rasa ga ada efek negatif seperti bruntusan atau iritasi sama sekali, minggu kedua aku coba lanjutin penggunaan pada seluruh wajah menggantika The Ordinary Rosehip Oil ku,

Efek di kulit yang aku rasain cukup lembap, walaupun ga selembap saat menggunakan rosehip oil sih. Tapi oke karena berbeda dengan oil yang lain, karena teksturnya yang ringan dan tidak terlalu lembap, aku jadi bisa melanjutkan face oil ini dengan moisturizer ataupun sleeping mask lainnya.

Tapi lucu nya, jika digunakan pada seluruh wajah, justru aku tidak merasakan efek yang signifikan pada jerawat-jerawat aktifku, jika dbandingkan digunakan sebagai spot treatment. Saat digunakan sebagai spot treatment efeknya jauh lebih kerasa. Aku ga begitu ngerti juga sih, bisa jadi karena gerakan circular motionnya atau memang lebih efektif jika digunakan dalam jumlah yang banyak.

By the way, tidak seperti anjuran Haple, aku menggunakan 4-6 tetes untuk pagi dan malam hari. Walaupun kulitku berminyak dan oilnya sebenarnya cukup melembapka. Hanya saja aku lebih suka saat kulitku benar-benar lembap seperti saat aku menggunakan face oil yang biasanya. Preferensi pribadi aja sih

Tapi buat yang kulitnya berminyak tapi tidak suka rasa lembap yang tidak berlebihan, aku rasa oil ini bakalan cocok untuk kalian. Tapi kalau kulit kalian kering, aku rasa sebaiknya menggunakan varian lain seperti almond oil.

Untuk klaimnya yang bisa mengatasi masalah jerawat dan mempercepat penyembuhan luka aku rasa sih di aku ga begitu ngefek yah, mungkin bakalan ngefek kalau di kombinasi dengan face oil lain, atau dengan serum lainnya, seperti vitamin c. Begitupun untuk klaim mencegah jerawat. Secara memang kulit aku super sensitif dan acne prone. Dan kalau yang namanya datang bulan atau life style nya mulai rewel, siap-siap aja bakalan muncul jerawat dan kroni-kroninya :’) Kendati sebenarnya aku ngerasa selama pemakaian oil ini aku jarang breakout sih, selama life style nya dijaga aja πŸ™‚

Sedangkan untuk klaim dapat mengeceilkan pori, aku rasa lumayan ngaruh. Dalam artian sebenarnya memperbaiki tampilan pori. Aku percaya kalau yang namanya pori sebenarnya tidak bisa bertambah besar ataupun bertambah kecil, karena memang pori tidak mempunyai otot. Yang bisa membuat tampilan pori yang bertambah besar ata kecil adalah sel kulit mati dan juga sebum yang terperangkap di dalamnya. Dengan oil kontrol yang bagus dan kondisi pori yang juga bersih akan memperkecil tampilan pori. Dan aku rasa memang didapat selama penggunaan produk ini karena aku ngerasa kalau oil ini mempengaruhi oil control di wajah. So aku setuju dengan klaimnya.

Selama penggunaan oil ini aku juga jarang mengalami bruntusan. Analisaku sih sama seperti sebelumnya, kemungkinan karena dia light, dan memiliki oil control yang bagus sehingga menyebabkan pori-pori bersih dari kulit mati dan kotoran yang menyumbat. Otomatis juga tidak menyebabkan clogged pore di kulit πŸ™‚

Dan menurut aku pribadi sih, kalau kamu penasaran rasanya menggunakan face oil dalam skincare routine, aku rasa grapeseed oil ini bisa jadi produk yang pas deh.

Price

Harga untuk 1 botol Haple Grapeseed Oil untuk ukran 30 ml adalah IDR 49.000,-

Sangat-sangat affordable banget kan, dibangingkan dengan oil-oil lainnya πŸ™‚

Repurchase?

Hm, bisa jadi sih, tapi berhubung aku lagi punya banyak face oil lain yang belum habis, kayaknya bakalan ngabisin face oil yang lain dulu deh ^^

Semoga membantu buat pecinta face oil πŸ™‚

 

–Β  Ayurifa

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *