Krave Beet The Sun vs Make Prem Blue Ray Sun Gel
Beauty

Krave Beet Me the Sun vs Make P:rem Blue Ray Sun Gel

Krave Beet Me the Sun vs Make P:rem Blue Ray Sun Gel

Kayaknya agak berlebihan kalau judulnya adalah Battle Krave Beet Me the Sun vs Make P:rem Blue Ray Sun Gel. Karena pada dasarnya tidak fair membandingkan dua produk yang memiliki kandungan yang berbeda. Tapi berhubung lumayan banyak yang minta comparison dan nanya “enakan mana”” atau lebih milih mana dari kedua produk tersebut, maka review dan comparisonnya ku tulis di sini aja yaa 🙂

Krave Beet The Sun vs Make Prem Blue Ray Sun Gel
Krave Beet The Sun vs Make Prem Blue Ray Sun Gel

Untuk comparison-nya akan kutulis se-obyektif mungkin, sedangkan pilihan akan benar-benar berdasarkan personal experience yaa. Buat aku “experience” itu cukup penting. Dan tiap orang bisa jadi memliki pengalaman yang berbeda. Jadi memang perlu dicoba ke kulit jika ingin tau efek nya di kulit seperti apa.

Krave Beet The Sun (Krave The Beet Shield)

Tau tentang Beet The Sun ini tentu saja dari Liah Yoo, founder dari Krave Beauty. Aku pribadi memang suka banget dengan Liah Yoo, suka dengan caranya berbagi experience dan review, suka dengan visi nya dalam membangun Krave. Plus kulitku dan Liah Yoo memiliki skin type yang sama. Hampir semua review yang cocok dan ga cocok di Liah Yoo yang aku cobain memiliki reaksi yang sama. Tapi balik lagi, buat tau reaksi nya di kulit memang perlu dicobain langsung ke kulit.

Krave Beet The Sun vs Make Prem Blue Ray Sun Gel
Packaging Krave Beauty Beet The Sun. Simple banget.

Tentu aku memiliki ekspektasi yang lebih dari Beet The Sun ini karena memang sangat-sangat penasaran dengan Krave Beauty. Jika kamu menemukan nama The Beet Shield, basically sama aja denan Beet The Sun ini. Secara formula sama dan tidak ada yang berbeda. The Beet Shield dibuat memang untuk dipasarkan di US setelah sebelumnya Beet The Sun tidak bisa masuk ke pasar US.

By the way, Beet The Sun ku masih generasi pertama, makanya di bottle tertulis SPF 47 PA++++. Sedangkan untuk The Beet Shield atau Beet The Sun packaging baru tertulis SPF 50 PA++++

Claim Krave Beet The Sun / The Beet Shield

“A gentle, antioxidant-rich day fluid that protects your skin from harsh environmental stressors. The Beet Shield is a lightweight, non-white cast leaving formula that’s charged with beet root extract and antioxidants to fight against the free radicals so you don’t turn beet-red.”

Texture Krave Beet The Sun / The Beet Shield

Seperti claim nya, suncreen ini memiliki tekstur yang fluid, ga secair Skin Aqua UV moisture milk. Teksturnya lebih mendekati lotion. No sticky feeling, no greasy feeling, no white cast, and no mattifying effect.

Saat di-apply ke kulit, rasanya persis seperti moisturizer pada umumnya. Buat kamu yang punya kulit kering atau kerja di ruangan ber-AC, aku rasa kamu bakalan menyukai produk ini. Finishnya tentu saja glowy. Jika kamu ga suka dengan finish yang Glowy, tinggal set dengan bedak tabur, and done.

Krave Beet The Sun vs Make Prem Blue Ray Sun Gel
Tekstur Make P:rem Blue Ray Sun Gel (kiri) dan Krave Beauty Beet The Sun (kanan). Krave cenderung lebih cair, sedangkan Make P:rem cemderung ke watery-gel

Ingredient

Water, Butyloctyl Salicylate, Dibutyl Adipate, Beta Vulgaris (Beet) Root Extract, Alcohol, Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate, Bis-Ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine, Ethylhexyl Triazone, Glycerin,  Pentylene Glycol, Isoamyl p-Methoxycinnamate, Polysilicone-15, Inulin Lauryl Carbamate, Methyl Methacrylate Crosspolymer, Sodium Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Tromethamine, Methylpropanediol, Isohexadecane, Caprylyl Glycol, Glyceryl Caprylate, Polymethylsilsesquioxane, 1,2-Hexanediol, Polysorbate 80, Lithospermum Erythrorhizon Root Extract, Macadamia Ternifolia Seed Oil, Sorbitan Oleate, Ethylhexylglycerin, Allantoin, Epigallocatechin Gallate, Sodium Ascorbyl Phosphate, Butylene Glycol, Resveratrol

Impression

Basically, Beet The Sun ini adalah chemical suncreen. Buat kamu yang ga bisa menggunakan chemical suncreen, kabarnya Krave juga mau mengeluarkan versi physical sunscreen-nya. Krave Beet The Sun ini menggunaan Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate, Bis-Ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine, Ethylhexyl Triazone, Isoamyl p-Methoxycinnamate, Polysilicone-15 sebagai UV filternya.

Karena tergolong chemical sunscreen, maka memang ga meninggalkan efek white cast di kulit. Selain itu juga ada Allantoin sebagai soothing property. Sodium Ascorbic Phospate sebagai vitamin C derivative. Beetroot extract yang dipercaya memiliki antioxidant yang tinggi.

Krave Beet The Sun vs Make Prem Blue Ray Sun Gel
Tekstur Make P:rem Blue Ray Sun Gel (kiri) dan Krave Beauty Beet The Sun (kanan) saat coba dibaurkan di kulit.

And if you wondering di dalam nya memang mengandung Alcohol, Krave sendiri telah memberi penjelasan kalau Alcohol disini berfungsi sebagai stabilizer UV filter, jadi bukan untuk mattifying effect ya. Dan saat dipakai di kulit pun efek hydrating nya sangat-sangat terasa di kulit. Tapi to be noted, kalau kamu punya alergi atau reaksi negatif dengan produk yang mengandung alcohol, you might be avoid it. This is not for you. Better nyari yang alcohol free.

Balik lagi masalah experience ya, Beet The Sun ini sebenarnya sangat-sangat nyaman dipakai di kulit. Rasanya benar-benar selayaknya moisturizer biasa. Aku ga pernah ragu makai tiga jari (I know banyak yang males pakai sebanyak itu karena ngerasa kebanyakan) atau lebih. Karena bakalan keserap di kulit. Tapi kalau pakainya terlalu banyak memang butuh waktu agar keserap di kulit.

Tapi satu hal yang benar-benar jadi skin concern aku adalah dia ga sweat-proof apalagi waterproof. Dari awal Liah Yoo memang bilang kalau sunscreen ini ga di design untuk waterproof suncreen. Beet The Sun ini memang di design untuk pleasant texture sehingga orang-orang senang dan ga ragu menggunakan dalam jumlah yang cukup. Di design ga waterproof pun memang sengaja agar mudah dibersihkan dengan wash wash dan gampang untuk di reapply di kulit. Sedangkan untuk kebutuhan outdoor, Krave menyarankan untuk menggunakan waterproof sunscreen.

Cuma, untuk aku pribadi, jika terlalu keringetan atau habis wudhu, suncreen nya bener-bener bergeser di kulit, and it’s kindy messy. Dan karena pakai kerudung, kadang kala bikin kerudung belepotan sisa sunscreen. Well lagi-lagi ini personal experience ya. Walaupun ga waterproof dan di design agar mudah dibersihkan dengan Matcha Hemp Hydrating Cleanser nya Krave Beauty, kenyataannya aku tetap butuh first cleanser sebelum reapply sunscreen ini. Pernah beberapa kali langsung apply setelah menggunakan fash wash, ternyata kulitku malah bikin kulitku clogged pore di beberapa area. Jadi emang agak sedikit tricky. Tapi bisa aja hal ini terjadi karena cleanser yang aku pakai ga bisa benar-benar menggangkat sunscreen dari kulit.

Ada pertanyaan yang masuk: Apakah Krave Beet The Sun aman untuk kulit berjerawat? Aku acne prone-skin dan aku aman-aman saja menggunakan ini. Tapi pada beberapa kasus saat mau reapply, saat tidak dibersihkan dengan sempurna.. Atau saat aku membiarkan kulitku dengan suncreen tanpa di set dengan loose powder (yep for daytime, aku ga bisa membiarkan kulitku begitu aja tanpa loose powder) bikin kulitku bumpy di beberapa area. Jadi faktor penyebab jerawat nya macem-macem banget ya gaes. Memang perlu di patch test untuk tau reaksinya seperti apa. 

Apakah Krave Beet The Sun aman untuk fungal acne? Unfortunately Beet The Sun tidak begitu aman untuk fungal acne. Beet The Sun ini mengandung Laucic Acid, Macadamia Terniforia Seed Oil, Polysorbet 80 dan Sorbitan Oleote sebagai trigger fungal acne. Tapi again buat tau cocok atau engga nya tetap harud dicoba. Dan aku selalu nyaranin untuk patch test terlebih dahulu

Apakah Krave Beet The Sun cocok untuk oily skin? Aku oily skin dan aku suka banget dengan tekstur, finish dan efek di kulit dari sunscreen ini. Salah satu sunscreen dengan tekstur ternyaman yang pernah aku coba.

Selain itu ada juga yang bertanya apakah Krave Beet The Sun ini bikin kusam? Di awal aku ga ngerasain masalah apapun. Ga bikin kusam ataupun oksidasi di kulit. Tapi setelah diperhatikan memang beberapa kali sempet agak kusam. Kayaknya memang tergantung layering skincare yang digunakan sebelumnya.

Tapi balik lagi ini personal experience. Ini benar-benar sunscreen yang nyaman dipakai di kulit. Kamu ga perlu takut menggunakan sunscreen ini dalam jumlah yang ditakarkan atau lebih. 🙂

Battle Skincare for Acne Prone Skin 2017

Make P:rem Blue Ray Sun Gel.

Make P:rem memiliki kepanjangan Make a Pragmatis Remedy. Brand ini concern pada harga yang reasonable, kenyamanan formula, produk yang fungsional dan pemakaian yang efektif. Siapa yang tidak tergoda ya kalau konsep brand nya aja seperti itu.

Krave Beet The Sun vs Make Prem Blue Ray Sun Gel
Packaging Make P:rem Blue Ray Sun Gel. Terbuat dari botol dengan dispenser menggunakan pump.

Dan Make P:rem ini sebenarnya bukanlan pemain baru di dunia skincare ini. Aku sudah mendengar cukup lama namanya lalu lalang di timeline IG. Tapi karena belakangan ini aku memang ga terlalu kepo dan jelalatan dengan line skincare. Bahkan bisa dibilang agak kudet karena ga ngerti dengan brand skincare kekinian. Jadi maaf ya buat yang suka DM nanyain bagusan ini apa itu, boro-boro mau cobain, namanya aja seringkali belum pernah ku dengar sama sekali :’) .

Jadi sebenarnya nyobain Make P:rem Blue Ray Sun Gel ini ga sengaja sama sekali. Aku dapetin ini dari live biddingnya @notsosin. Jadi punya bukan karena udah research review terlebih dahulu dan ga punya ekpektasi apapun sebenarnya.

Claim

“Reduce heat caused by IR”

“The moisturizing refreshing essence sun gel protecs skin and keeps it healthy with patented plant-derived ingredient that lower skin temperature while providing strong dual UV protection effect against both UVA and UVB.”

Yang paling membuat penasaran tentu statement tentang “Reduce heat caused by IR”. Sepertinya baru Make P:rem ya yang ngeluarin sunscreen selain fokus dengan UVA dan UVB tapi juga IR.

Tentu udah banyak yang tau tentang UVA dan UVB (Ultra Violet Radiation) serta bahaya-nya untuk skin-aging. Tapi ternyata ada juga yang namanya IR (Infrared Radiation) yang ternyata juga ambil bagian dalam skin-aging. IR ini bersumber dari panas. Bisa dari panasnya matahari, komputer, hairdryer, atau apapun yang sifatnya mengeluarkan panas. IR ini memiliki panjang wavelength yang lebih panjang dibanding UVA bahkan UVB yang berarti penetrasinya juga bisa lebih dalam. Penyerapan IR yang berlebihan akan menyebabkan berkurangnya collagen sehingga meningkatkan potensi aging.

Texture

The texture is so heavenly. Enaak banget parah. Kalau Beet The Sun (BTS) teksturnya fluid gitu, kalau Make P:rem Blue Ray Sun Gel lebih watery-gel yang mirip whip cream gitu. Lucunya teksturnya langsung berubah jadi watery gitu saat di apply di kulit. Proses penyerapanpun sangat cepat. Bahkan slightly lebih cepat dibandingkan dengan BTS. Dan setelah dibandingkanpun, finishnya ternyata juga lebih glowy dibandingkan dengan BTS.

Krave Beet The Sun vs Make Prem Blue Ray Sun Gel
Tekstur Make P:rem Blue Ray Sun Gel (kiri) dan Krave Beauty Beet The Sun (kanan) saat diamkan selama beberapa saat

Ingredient

Water, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Homosalate, Ethylhexyl Salicylate, Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate, Propanediol, Niacinamide, Dimethicone Crosspolymer, Pentylene Glycol, Salvia Hispanica Seed Extract, Centella Asiatica Extract, Houttuynia Cordata Extract, Ammonium Acryloyldimethyltaurate/VP Copolymer, Fragrance, Glyceryl Caprylate, Fructooligosaccharides, Saccharide Hydrolysate, Ethylhexylglycerin, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Tromethamine, Pullulan, Adenosine, 1,2-Hexanediol, Betula Alba Juice, Dipropylene Glycol, Butylene Glycol, Xylitylglucoside, Sodium Palmitoyl Proline, Rubus Arcticus Callus Extract, Anhydroxylitol, Xylitol, Nymphaea Alba Flower Extract, Glycerin, Chamaecyparis Obtusa Leaf Extract, Glucose, Polyglyceryl-10 Oleate, Alcohol, Lecithin, Sodium Dilauramidoglutamide Lysine, Thermus Thermophillus Ferment, Phytosterols, Hydrogenated Lecithin, Lysolecithin, Sodium Ascorbyl Phosphate, Ascophyllum Nodosum Extract, Sodium Hyaluronate, Leuconostoc/Radish Root Ferment Filtrate, Potassium Sorbate, Disodium EDTA, Citric Acid

Basically Make P:rem menggunakan Ethylhexyl Methoxycinnamate, Homosalate, Ethylhexyl Salicylate, Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate,  sebagai UV filternya. Seperti BTS, ini termasuk chemical sunscreen. Terus bagaimana dengan IR? Sebenarnya belum ada filter yang khusus untuk IR. Tapi karena konsep IR potentially caused by heat, maka cara yang terbaik untuk mengatasinya adalah menurunkan temperatur kulit. Dan Make P:rem menggunakan Nymphaea Alba Flower Extract (Water Lily Extract) sebagai soothing and cooling temperature agent.

Selain itu Make P:rem Blue Ray Sun Gel ini juga kaya dengan dengan Niacinamide, Sodium Ascorbyl Phospate (Derived Vit C), Adenosine sebagai brightening  and anti-aging properties. Serta Sodium Hyaluronite dan Centella Asiatica. sebagai soothing properties.

Sama seperti BTS, produk ini juga mengunakan alcohol. Dan saranku masih sama, kalau kamu terlalu sensitif dengan alcohol, better cari sunscreen lain yang alcohol free.

Impression

Dari segi tekstur ini juara sih. Dari pemakaian pertama langsung kecanduan, sorry kalau lebay :’) Dipakainya sangat-sangat nyaman dikulit, dan mau dipakai sebanyak apapun tetap menyerap sempurna di kulit.

Krave Beet The Sun vs Make Prem Blue Ray Sun Gel
Finish Make P:rem Blue Ray Sun Gel (kiri) dan Krave Beauty Beet The Sun (kanan). Terlihat bahwa Make P:rem finish nya sedikit lebih glowy dibandingkan dengan Krave

Claimnya bilang kalau sunscreen ini bisa menurunkan temperatur? Well to be honest aku ga ngerasain efek cooling atau semacamnya sih. Rasanya kayak pakai sunscreen biasanya aja. Tapi mungkin ini ada benarnya. Pernah beberapa kali kulitku merah, perih, burn up dan flared up karena iritasi dan over-exfoliating, pelan-pelan menjadi calm down. Kemerahan pelan-peran berkurang. Dan kulit pun jadi lebih anteng, ga sepanas sebelumnya. Dan itu terjadi setelah beberapa menit hingga sejam pemakaian. Jadi mungkin ada benarnya.

Apakah Make P:rem Blue Ray Sun Gel ini waterproof? Nope! Sama seperti BTS ini ga waterproof. Jika kamu mau mencari sesuatu yang waterproof bisa cobain yang series Physical Sunsreen nya. Tapi nilai plus nya dari produk ini adalah sangat gampang untuk direapply. Sunscreen ini gampang dibersihkan dengan fash wash atau micellar water biasa. Tidak menimbulkan efek negatif saat di-reapply. Buat aku ini nilai plus karena membuat hidup jadi lebih simple.

Walaupun demikian, sama dengan BTS, aku ga bisa meninggalkan kulit dalam keadaan tanpa bedak, karena kalau ga di set pakai bedang ujung-ujungnya bakalan timbul bumpy di beberapa area.

Apakah Make P:rem Blue Ray Sun Gel aman untuk kulit berjerawat? Lagi, kulitku acne prone, tapi aman banget pakai ini. Tapi bukan berarti semua acne prone bakalan bereaksi yang sama ya. Karena tiap kita punya trigger yang berbeda, sebagaiknya lakukan patch test untuk melihat reaksinya.

Apakah Make P:rem Blue Ray Sun Gel ini aman untuk fungal acne? Yes it is safe for fungal acne.

Apakah Make P:rem Blue Ray Sun Gel aman untuk oily skin? Yep aman banget! Efeknya memang hydrating dan glowy banget. Tagi bisa di set dengan bedak jika ga terlalu suka dengan efek glowy nya. To be honest, rasanya pun lebih enteng dibandingkan BTS, kemungkinan karena teksturnya sih. Padahal BTS aja udah light di kulit ya 🙂 . Efek hidrasi di kulitnya pun bertahan lama. No sticky feeling, no greasy feeling, no white cast, no mattifying effect, no blurry effect. Kalau kamu mencari sunscreen yang bikin kulit tampak seperti apa adanya, mungkin kamu bakalan suka.

Apakah Make P:rem Blue Ray Sun Gel ini bikin kusam? Seingatanku, suncreen ini ga bikin kulitku kusam sama sekali. Bahkan oil controlnya sangat bagus. Bikin kering, ga bikin berminyak dikulit. Kayak habis skincare-an biasa aja.

Which One is Better?

Kayaknya aku udah nulis cukup objectif ya kelebihan dan kekurangan masing-masing sunscreen ini.. Tinggal disesuaikan saja dengan dengan kondisi dan kebutuhan kulit masing-masing.

Buat aku pribadi, dua-duanya kesukaan banget. Susah kalau harus milih salah satu aja. Bisa dibilang dua-dua nya adalah sunscreen terbaik yang pernah aku coba. Tapi kenapa sekarang repurchased nya Make P:rem Blue Ray Sun Gel bukan Krave Beet The Sun? Well it’s purely based on experience. Untuk saat ini, Make P:rem Blue Ray Sun Gel lebih cocok digunakan untuk life style ku yang memang ga punya waktu banyak buat reapply dan menunggu waktu ngeset di kulit. Tapi bukan berarti Beet The Sun ga bagus. Untuk saat ini Make P:rem Blue Ray Sun Gel cocok dengan life style ku, tapi bisa jadi besok aku malah repurchase nya Beet The Sun loh, jadi mereka tetap sama bagusnya :

 

5 thoughts on “Krave Beet Me the Sun vs Make P:rem Blue Ray Sun Gel”

  1. Lengkap penjelasannya! Terima kasih ya 🙂

    Oh iya katanya kalau sunscreen tetap harus dibersihkan lagi dengan double cleansing ya? Mungkinkah clogged pores mu karena pakai face wash saja?

    1. Sama-sama, semoga bermanfaat 🙂

      Iyap banget.
      Tp untuk masalah reapply sunscreen agak tricky buat double cleansing, selain agak ribet kalau double cleansing tiap berapa jam sekali kalau outdoor, terlalu sering bersinggungan dengan cleaser ga bagus juga bagi kulit.
      Dan kemungkinan clogged pore nya memang karena masih ada residu yang nyisa di pori. Makanya aku juga ngerasa memang kebetulan face wash yang aku pakai ga bisa bersihin sunscreen nya secara total, perlu double cleansing agar benar-benar bersih 🙂

  2. Halo mbaa
    Kalau make prem reduces heat caused by sun Yg tekstur nya cream itu termasuk physical suncream kah?
    Makasih ya sebelumnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *