Avoskin Ultra Brightening Cream
Beauty

[Review] Avoskin Ultra Brightening Cream

[Review] Avoskin Ultra Brightening Cream

Aku tau sih agak telat nyobain produk dari Avoskin ini. Jujur, ini adalah produk pertama yang aku coba dari Brand Avoskin setelah sebelumnya mereka sudah nge-hits duluan dengan PHTE (Perfect Hydrating Treatment Essence). Avoskin Ultra Brightening Cream ini aku dapatkan 2 bulan yang lalu, tapi memang baru aku pakai intensif selama sebulanan lebih.

Avoskin Ultra Brightening Cream
Avoskin Ultra Brightening Cream

Claim

Brightening skin naturally

Fight the black/dark spots and acne scars

Prevent and reduce hyper pigmentation on the skin

Even out the skin tone to look more radiant

Anti-aging

Avoskin Ultra Brightening Cream
Avoskin Ultra Brightening Cream

Packaging

Avoskin Ultra Brightening Cream ini datang dalam kemasan jar seberat 10 gr. To be honest, ini terhitung kecil dibandingkan cream atau moisturizer pada umumnya. Jar-nya terbuat dari wadah kaca, jelas terasa berat dan kokoh. Namun sayangnya bagian tutupnya kerasa sangat ringkih.

Saat aku posting tentang Avoskin Brightening Cream ini via Istagram Story, temenku di Jogja Bloggirs, @rahmabrilianita sempet share kalau tutupnya ringkih bahkan sampai di selotip segala. And ya, that also happened to me. Walaupun tanpa selotip sih. Hihi

So, buat yang mau nyobain juga, be aware sama tutup nya ya. Kalau bisa nutupnya pelan-pelan tapi tetap rapat. Karena aku selalu percaya kualitas produk yang ada di dalamnya selalu tergantung dengan kualitas packagingnya juga.

Untuk urusan box menurutku juga cukup informatif. Disana lengkap dijelasin tentang ingredient-nya, bagaimana cara menggunakannya, serta manfaatnya untuk kulit.

Oiya, Avoskin Ultra Brightening Cream ini bisa digunakan 6 bulan setelah kemasan dibuka πŸ™‚

Ingredient

Aqua, Alpha-Arbutin, PEG-12 Dimethicone, Ethylhexyl Olivate, PEG-4 Olivate, Tocopherol, Phytosteryl/Octyldodecyl Lauroyl Glutamate, Acrylates/Acrylamide Copolymer, Mineral Oil, DMDM Hydantoin, Triethanolamine, Fragrance (Parfum) Components and Finished Fragrances, Polysorbate 85, Retinol

Avoskin Ultra Brightening Cream
Ingredient Avoskin Ultra Brightening Cream

Texture

Teksturnya sangat thick, bahkan untuk ukuran moisturizer kekinian ini terhitung sangat thick. Warnanya putih dengan sedikit wewangian. Karena wanginya bukan jenis wangi yang menenangkan begitu, aku rasa pengunaan fragrance disini hanya untuk menyamarkan bau asli dari produk tersebut.

How to Use

Apply the cream by placing a small amount on the tips of your fingers, rubbing your fingertips together and then gently smoothing it onto the skin with upward and outward strokes to your face and neck.

Avoskin Ultra Brightening Cream
Avoskin Ultra Brightening Cream

Karena teksturnya sangat thick, memang butuh effort untuk mengaplikasikannya agar dapat menyerap dengan baik di kulit. Kalau dari Avoskinnya sendiri menyarankan untuk rubbing atau menggosokkan dulu di telapak tangan, agar produknya meleleh dan kemudian dapat di aplikasikan di kulit. Tapi aku pribadi lebih senang mengaplikasikannya langsung ke kulit yang lembab.

Impression

Kesan pertama saat melihat produk ini adalah super mini. Dan pas dibukapun teksturnya super kentel. Sempat mengira bakalan cepet habis. Tapi ternyata engga juga. Untuk ukuran 10 g, sepertinya bisa digunakan hingga 3-4 bulan. Karena setelah hampir 2 bulan pemakaian, aku masih menyisakan setengahnya.

A little goes long a way. Walaupun teksturnya kental, dicolek dikit aja bisa buat seluruh muka. Favoritku adalah menggunakan cream ini saat kulit sedang dalam keadaaan lembab. Pernah beberapa kali nyobain langsung ke kulit habis cleanser atau saat kulit dalam keadaan kurang well hydrated. Bikin kulit terasa ga nyaman karena secara ga langsung bikin kulit jadi perih karena ke gesek-gesek. Jadi saran aku kalau kamu mau nyobain, make sure buat produknya jadi meleleh terlebih dahulu sebelum diaplikasikan di kulit, atau gunakan di kulit yang sudah plum dan well hydrated. Favoritku sih guain setelah Lee Gee Ham Vita Propolis Ampoule.

Pertama kali nyobain itu selepas mandi sore. Aku nyobain langsung di kulit setelah menggunakan toner. Dan yang terjadi adalah kulitku mulai terasa panas dan gatal di beberapa area. Awalnya aku diamin karena memang biasanya produk dengan kandungan aktif yang baru aku cobain akan bereaksi di kulit. But something happened. Rasa gatel dan panas biasanya akan hilang dalam beberapa saat (+20-30 menit).

Avoskin Ultra Brightening Cream
Tekstur Avoskin Ultra Brightening Cream

Tapi engga untuk kali ini. Rasa gatelnya bertahan lebih lama plus ada redness di beberapa area yang gatel. Karena yakin ngerasa ga cocok, akhirnya aku langsung cuci muka dan ganti dengan produk aku yang biasanya.

Keesokan harinya aku nemuin beberapa bumps pada area yang tadinya terasa gatel dan memerah. Fix aku ga cocok dengan Avoskin Ultra Brightening Cream ini. Setelah yakin breakout, aku stop pemakaian selama seminggu. Karena masih penasaran, setelah seminggu aku gunain Avoskin Ultra Brightening Cream ini lagi hanya di area jidat. Salah satu area paling sensitif di wajahku. Kali ini aku gunain benar-benar di malam hari sebelum tidur.

Keesokan paginya aku notice kalau ga ada masalah apapun di jidat, malah cenderung berasa plum dan kenyal. Proses patch tested ini aku lakuin selama 3 malam berturut-turut di area jidat. Setelah hari keempat, aku mulai berani gunain di seluruh muka. Prosesnya masih sama, hanya digunain di malam hari saja setelah merasa kulit cukup well hydrated.

Karena penasaran kenapa hasilnya bisa beda banget, akhirnya aku baca lagi semua keterangan produk dengan seksama. Di keterangan dijelaskan bahwa produk memang sebaiknya digunakan di malam hari aja. Well, apakah aku salah gunain di sore hari? Hm.. Karena main ingredientnya adalah alpha arbutin aku ngerasa kalau produk ini harusnya aman-aman saja digunakan di sore hari.

Avoskin Ultra Brightening Cream
Avoskin Ultra Brightening Cream setelah di blend di kulit

Tapi setelah semuanya aku baca ulang, ternyata aku menemukan bahwa produk ini mengandung retinol. Memang bukan termasuk ingredient utama. Malahan konsentrasinya paling kecil karena di list paling akhir sendiri. Karena itu aku jadi mikir lagi, apakah produk ini ga cocok digunakan di siang/sore hari dikarenakan kandungan retinol di dalamnya? Walaupun dengan konsentrasi yang sangat kecil.

Atau opini lainnya yang membuat aku breakout adalah tekstur produk yang terlalu heavy jika digunakan di siang/sore hari. Dua hal tersebut bisa aja jadi pemicu kenapa aku bisa breakout dipemakaian pertama. Dan jujur akupun masih mix feeling akan hal tersebut.

Setelah aku tau kalau kulitku sudah bisa menerima Avoskin Ultra Brightening Cream ini, akhirnya aku berani gunain tiap malam secara intensif di seluruh muka. Setelah sebulan lebih gunaian Avoskin Ultra Brightening Cream ini aku merasa beberapa area bekas jerawat mulai memudar cukup signifikan. Untuk masalah brightening aku ga terlalu merhatiin efeknya. Kalaupun ada bisa jadi hasil dari kombinasi penggunaan For Skin’s Sake Vitamin C Serum yang selalu aku gunain di pagi hari.

Tapi yang paling buat aku kagum adalah masalah tekstur. Aku ngerasain banget setelah sebulan lebih gunain ini secara intensif, tekstur kulit terutama yang masih bumpy karena jerawat pelan-pelan membaik. Lagi-lagi aku curiga dengan retinol-nya yang memang efektif dalam mempercepat regenerasi sel kulit baru.

Price & Where to Buy?

Harga dari Avoskin Ultra Brightening Serum ini adalah IDR 139.000,-. Dapat langsung dipesan di store resmi mereka www.avoskinbeauty.com.

Buy or Bye?

To be honest aku masih mixed feeling sih sama produk ini. Tapi mengingat jika digunakan secara benar sesuai petunjuk, hasilnya terlihat nyata kok. Aku bakal habisin satu jar ini akan update bagaimana hasilnya di kulit. So far aku suka akan efek reduced dark spot and even out the skin texture nya πŸ™‚

-Ayurifa-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *