Beauty

Apa itu Sunblock/Sunscreen? SPF? UVA? UVB? PA+++?

Hello beauty hoomaan :)…..Tadi siang aku iseng mainin kamera, motoin barang-barang yang ada di vanity aku. Eh pas jepret benda ini aku jadi kepikiran buat nulis di sini. Benda apakah itu? Tadaaa. Yup itu sunscreen Wardah dengan SPF 30 (PA+++). Aku belum mau mereview produknya yaa. Biar ga kepanjangang untuk review nya akan aku tulis di artikel terpisah. Terus mau apa dong? Yang mau aku bahas kali ini tentang sunscreen atau sunblock secara umum. Apa sih sunscreen / sunblock atau itu? SPF? UVA? UVB? PA+++? Dan bla bla bla lainnya yang bikin kita bingung tapi masih harus ribet dengan kewajiban memakai sunsceen. #Sigh..

Sunscreen Wardah, mengandung SPF 30, PA+++, Aoe Vera, Vit E dan Pro Vit B5
Sunscreen Wardah, mengandung SPF 30, PA+++, Aoe Vera, Vit E dan Pro Vit B5

Kenapa sih kita harus memakai Sunscreen/Sunblock?

Kenapa coba? hihi. Saat kulit kita ter-expose oleh sinar matahari tanpa perlindungan dapat menimbulkan berbagai macam masalah seperti, hyper-pigmentation, acne scar, aging, blemishes, wrinkle, bahkan skin cancer. Kenapa hal itu dapat terjadi? Jadi yang namanya matahari memilikiΒ  2 gelombang utama yang berbahaya bagi tubuh kita. Kedua gelombang ini dikenal dengan UVA (long wave ultraviolet A) dan UVB (short wave ultraviolet B).

UVA dapat menembus jauh ke dalam lapisan dermis. Paparan langsung sinar UVA pada kulit yang tidak memiliki perlindungan dapat menyebabkan terjadinya premature skin aging (penuan dini pada kulit), wrinkle (kerutan), maupun penurunan sistem imun.UVA ini sendiri tidak dirasakan secara langsung oleh tubuh kita, karena sifatnya yang menembus ke dalam lapisan dermis, UVA tidak meninggalkan bekas sunburn pada kulit. Jadi jangan dikira ya saat tidak merasakan terik matahari saat berada di luar berarti kulit kita bebas dari radiasi.

UVB biasanya tidak dapat menembus jaringan dermis kulit, tetapi menyerang lapisan terluar kulit dan berhenti pada lapisan epidermis. UVB dirasakan secara nyata dengan sengatan matahari yang dapat menyebabkan sunburn hingga yang terparah dapat menyebabkan skin cancer (kanker kulit). Intensitas dari UVB bervariasi tergantung kepada musim, lokasi dan waktu. Biasanya 10 AM-4 PM menjadi peak hours dari sengatan UVB.

Nah karena diperlukan perlindungan untuk menghindari kulit kita dari UVA dan UVB.

Baca Juga : Goodness Break-up Mak-up Balm

Apa itu SPF?

Diperlukan proteksi nyata berupa SPF untuk melindungi kulit kita dari UVA dan UVB. SPF itu sendiri singkatan dari Sunburn Protection Factor. Banyak yang menyalah artikan sebagai faktor pengali lamanya kulit tetap aman terpapar sinar matahari. Jadi ada yang berpendapat bahwa misalnya angka pada SPF 30 berarti kulit dapat bebas dibawah sinar matahari selama 30 jam. Nope! bukan begitu yaa..

Menurut FDA, SPF atau Sunburn Protection Factor adalah:

“SPF is a measure of how much solar energy (UV radiation) is required to produce sunburn on protected skin (i.e., in the presence of sunscreen) relative to the amount of solar energy required to produce sunburn on unprotected skin. As the SPF value increases, sunburn protection increases.”

Hal tersebut berarti semakin besar angka pada SPF berarti semakin besar proteksi yang diberikan oleh sunscreen dari matahari tanpa melihat berapa lama waktu pemakaian. Karena itulah sebaiknya usahakan menggunakan sunscreen yang waterpoof atau sweatproof dan lakukan perulangan pemakaian jika terpapar lama di bawah matahari.

SPF sendiri cuma dapat melindungi kulit kita dari UVB. Jika pada produk sunscreen cuma bertuliskan SPF, berarti sunscreen tersebut hanya memberikan perlindungan pada UVB saja, tidak memberikan perlindungan UVS. Lantas kalau seperti itu gimana dengan UVA? Oleh karena itulah, kebanyakan produk sunscreen pada zaman sekarang sudah dilengkapi dengan perlindungan akan UVA. Biasanya untuk produk yang sudah mengandung perlindungan pada UVA akan bertuliskan PA+++. Jumlah plus (+) pada PA itu sendiri juga menunjukan seberapa besar proteksi akan UVA. Selain sunscreen, beberapa produk kecantikan lainnya seperti BB cream, CC cream, foundation bahkan lipbalm pun juga menambahkan SPF untuk memberikan proteksi pada kulit.

Bagaimana cara menggunakan sunscreen?

  • Gunakan 30 menit sebelum keluar ruangan, sehingga memiliki waktu agar dapat terserap dengan baik oleh kulit

  • Oleskan pada kulit dengan jumlah yang cukup dan kemudian di dab atau ditepuk tepuk untuk membantu proses penyerapan pada kulit

  • Untuk yang memiliki aktifitas outdoor, jangan lupa untuk mamakai kembali sunscreen setiap 3 jam sekali.

  • Jangan lupa untuk mengecek expired date pada produk

  • Check protection level. Semakin besar angka pada SPF, semakin besar proteksi yang diberikan.

  • Dan yang terpenting gunakan sunscreen yang sesuai dengan jenis kulit. Karena dengan menggunakan produk yang sesuai dengan jenis kulit dapat meningkatkan kenyamanan dalam menggunakannya.

Jadi seperti itu ya cerita tentang sunscreen nya. Untuk postingan berikutnya aku mungkin akan mereview beberapa produk yang sudah pernah aku gunakan dan rekomdasi untuk beberapa jenis kulit tertentu. So stay tune! Kalau kamu mau memberikan tambahan informasi boleh loh untuk di share. Because sharing is caring! Bye :*

IG: @mykittybeauty

twitter: @mykittybeauty

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *